SELAMAT DATANG DI BLOGSPOT KOOR AMATOLU HKBP BALIGE

Selasa, 05 Juli 2011

DILEMA SEORANG GURU

GURU, akar katanya berasal dari bahasa Sansekerta. Orang yang kerjanya mengajarkan ilmu pengetahuan dan kebaikan. Di zaman klasik, mereka dinamakan empu. Satu kaum dari kalangan yang selalu berbuat baik dan berguna bagi negara, raja, dan orang lain.

Dengarlah sebuah lagu, yang liriknya bernuansa ilham dan melodinya bagus: "Terpujilah wahai engkau Ibu Bapak guru//namamu akan selalu hidup dalam sanubariku//engkau patriot pahlawan bangsa tanpa tanda jasa." Syair yang terbantun dalam senandung tersebut sungguh-sungguh berisi pemujaan kepada orang bijak yang digugu dan ditiru.

Kendati kini guru tidak tepat lagi disematkan gelar pahlawan tanpa tanda jasa. Sebab banyak sudah ragam tanda jasa disediakan pemerintah untuk disematkan bagi para bapak dan ibu guru yang pintar mengabdi.

Tapi bukan karena itu juga, mungkin, maka lagu mars berjudul Hymne Guru ciptaan Sartono itu liriknya harus dipertanyakan. Prasasti terima kasih untuk pengabdian guru, apa boleh buat, ternyata dapat terkikis karena sebuah cela.

Mari kita simak kisah tentang kecerdasan seorang murid SD Negeri Gadel 2, Desa Tandes, Surabaya, yang disalahgunakan oleh gurunya sendiri. Sang guru minta si murid untuk curang. Kecurangannya, memberi contekan kepada teman-temannya saat ujian nasional. Si murid yang merasa perintah sang guru bertentangan dengan hati nurani dalam sanubarinya kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada ibu kandungnya. Sebuah kisah yang tragis!

Di satu sisi, Undang-undang Dasar 1945 mengamanahkan bahwa alokasi anggaran untuk sektor pendidikan paling kurang 20 persen dari jumlah total anggaran. Lalu, ada pula program pemerintah bertajuk Indonesia Mengajar, yang menyaratkan ketersediaan tenaga pendidik untuk menyebarkan kejujuran dan kebaikan dengan cara menyumbangkan ilmu pengetahuan ke seantero penjuru Tanah Air.

Di sisi lain, muncul "nila setitik" di SD Negeri Gadel 2 dalam "susu sebelanga" Kementerian Pendidikan Nasional, yang dalam sebuah jajak pendapat secara meyakinkan dinilai sebagai nomenklatur (penyelenggara pemerintahan) tertinggi yang masih dipercayai warga negeri ini.

Jadi ada baiknya bila kita ingat kembali sosok tokoh muda yang berani. Aktivis mahasiswa terkemuka itu pernah berdebat melawan gurunya di depan kelas. Karena perdebatan itu, dia menulis sebuah catatan. "Guru bukan dewa dan murid bukan kerbau!" katanya.

Sebelum tewas di gunung, dia juga akhirnya mengabdikan diri sebagai guru. Tepatnya jadi mahaguru atau dosen, pengajar mahasiswa di Universitas Indonesia. Penulis kata-kata "guru bukan dewa dan murid bukan kerbau" itu pencatat yang tekun, penulis yang ulung. Namanya, Soe Hok Gie.

Cuma, itulah, tokoh seberani Gie sudah tak ada lagi di sini, kini. Kita lebih banyak mengenal sosok mirip si kerbau yang senantiasa jadi murid yang patuh menuruti saja titah sang dewa. Akhirnya orang lain pun menakar dengan pantasnya di mana kelas kita.
Share
READ MORE - DILEMA SEORANG GURU

ETIKA DI RANJANG UNTUK SEKS MENAKJUBKAN

JANGAN pernah berpikir bahwa etika hanya berlaku untuk perilaku sehari-hari saja. Saat di ranjang, urusan etika pun memegang peranan penting untuk menciptakan sesi bercinta yang menakjubkan.

Meski bercinta hanya melibatkan sesi intim dengan pasangan, tak berarti urusan etika terpinggirkan. Tidak peduli apakah Anda baru menjalani hubungan tersebut dalam waktu yang lama atau singkat, berbagi ruang keintiman dengan pasangan tetap memerlukan etika di dalamnya. Mungkin Anda sempat menemukan dengkurannya saat tidur dan menggertakkan gigi. Sebenarnya ini sangat mengganggu Anda, namun Anda tak enak hati mengungkapkannya. Untuk membuat adegan ranjang nyaman tentu kebiasaan ini perlu dihilangkan. Berikut ini tipnya, seperti diulas Times of India.

Berkompromi saat pelukan

Sering kali urusan berpelukan menjadi sesi menakjubkan di tempat tidur bagi para pasangan. Tapi tak berarti ini harus berlangsung lama. Pasalnya, kebanyakan pria dan beberapa wanita tidak menginginkan apa-apa selain tidur usai berhubungan seks.

Untuk menyiasati hal tersebut, berkompromilah dengan pasangan. Misalnya, menghabiskan waktu bersama-sama sebelum tertidur sambil membisikkan sedikit kata-kata manis dan sepakat untuk tidur terpisah beberapa saat setelahnya. Cara ini dapat menjembatani kebutuhan Anda berdua tanpa perlu menyakiti hati salah satu pasangan.

Mendengkur atau gelisah

Salah satu pasangan mungkin tidur dengan menimbulkan dengkuran yang cukup mengganggu Anda. Hasilnya, tidur Anda pun menjadi tak nyaman dan masih merasa ngantuk di pagi hari.

Solusinya, jangan memberikan reaksi berlebihan. Jika Anda seorang pendengkur berat, sebaiknya berkunjunglah ke dokter untuk mendapatkan solusi yang tepat. Jika Anda penderita alias korban dari dengkuran pasangan, maka belilah sumbatan telinga atau mencoba menutup telinga dengan earphone dan mendengarkan musik ringan. Cara tersebut jauh lebih bijak ketimbang mengatakan hal tersebut langsung pada pasangan dan membuatnya tersinggung.

Perbedaan waktu tidur

Mungkin Anda adalah orang yang terbiasa tidur di bawah jam 10 malam, sementara pasangan tipe yang tidur hingga larut malam.


Solusinya, berlakukan kebijakan lampu tidur dengan pasangan. Misalnya, setuju mengatakan bahwa 30-40 menit awal Anda berdua masih dapat menikmati televisi atau saling membaca buku. Namun ketika salah seorang dari Anda terlelap lebih dulu, maka itu adalah tanda untuk tidur. Anda yang tertinggal dan tidur belakangan perlu menggunakan lampu pribadi untuk melanjutkan bacaan atau membantu penerangan saat nonton televisi. Jadi, gunakan pencahayaan minimal saat pasangan sedang tertidur.

Dekorasi kamar tidur

Anda lebih suka dengan dekorasi kamar tidur yang intim, nyaman dan hangat, sementara pasangan berkeras untuk memasukkan gambar atau foto keluarganya di dinding.

Ini adalah ruang privasi Anda berdua dimana keintiman terbangun. Jadi bicarakan dengan pasangan, bagaimana sebaiknya foto tersebut dipindahkan ke ruangan lain. Bukan bermaksud bahwa Anda tidak ingin jadi bagian keluarganya, melainkan agar keintiman dan keharmonisan Anda benar-benar terasa. Sehingga hanya hal-hal yang berhubungan dengan kepentingan Anda berdua sajalah yang berada di ruang tersebut.
READ MORE - ETIKA DI RANJANG UNTUK SEKS MENAKJUBKAN

PEMIMPIN HARUS BERETIKA

Layaknya mesin lokomotif pada kereta api, pemimpin adalah penarik gerbong bangsa. Pemimpin bertanggung jawab secara moral kepada seluruh rakyatnya menuju kemajuan. Kepada pemimpinlah harapan seluruh rakyat digantungkan.

Namun, apa yang kita lihat belakangan ini sungguh memprihatinkan. Beratus drama dipentaskan para pemimpin kita dengan apik. Kebanyakan drama berisi kisah saling serang, saling menjatuhkan, memperkaya diri dan menutup kebenaran. Janji-janji manis yang pernah terucap seakan dilupakan. Kita pun bertanya-tanya. Apa tidak salah kita menggantungkan harapan kepada mereka.

Pertanyaan-pertanyaan seperti itulah yang mengemuka pada buku ini. Walaupun secara eksplisit penulis tidak mengatakan, namun dari apa yang ditulis kita bisa menangkap bahwa sebenarnya ia ingin mengeritik polah-tingkah para penguasa yang jauh dari etika.

Dengan santun penulis mengemas kritik dan “nasihat” tersebut dalam puluhan kisah pendek. Ada kisah guru menasehati muridnya yang merupakan putra mahkota kerajaan. Ada obrolan santai namun berisi dari empat sahabat dan nasihat bijak dari beberapa tokoh panutan semacam Sheng Ren Kong Zi (Confusius) yang ditulis dengan bahasa populer.

Dalam “setan dan organisasi” penulis mengeritik manusia-manusia, terutama para elite di Indonesia yang senang terkotak-kotak dalam organisasi. Dari organisasi-organisasi itu banyak perpecahan tercipta. Setiap ada ketidaksamaan pandangan atau kekecewaan anggota sering keluar dan membuat kelompok sendiri dan tak berujung pada pertikaian. Organisasi yang awalnya menyatukan malah menjadi ajang baku hantam. (h.23)

Para pemimpin kita sering bertingkah laiknya anak-anak. Anak yang baru belajar bicara, pasti dia akan berbicara selam ia terjaga. Hanya terhenti kalau sedang tidur atau lelah. Demikian pula kebanyakan pemimpin kita. Mereka baru belajar bicara setelah sekian lama mulut dan pita suaranya tidak boleh digunakan. Sekarang, setelah bebas bicara mereka “belajar” saling mengeritik, menghina, menyerang, memfitnah dan menjatuhkan. hal ini dibahas dalam “Kata-kata dan empat ekor kuda.”

Dalam tulisan itu pemimpin dituntut untuk bisa memahami setiap keadaan sebelum berkata. Sebab perkataan seorang pemimpin adalah keputusan, komitmen, janji yang harus ditepati. Ibaratnya sekali kata atau janji terucap, empat ekor kuda tidak bisa mengejar atau menariknya kembali (h.114)

Dalam “Sepasang sayap kehidupan” dan “memperkuat mata rantai terlemah” penulis membahas pentingnya campur tangan pemerintah dalam memperkuat peran mata rantai yang masih lemah di negeri ini, perempuan.

Laki-laki dan perempuan ibarat sepasang sayap dari seekor burung. Burung tidak bisa terbang dengan cepat bahkan tidak bisa terbang selagi salah satu sayapnya ada yang sakit atau terbelenggu. Begitu juga, sebuah bangsa tidak akan maju dengan cepat bila perempuan yang punya 50% saham masih belum terberdayakan.

Penulis juga menyoroti pentingnya sebuah kebijakan yang adil bagi petani yang mayoritas di negeri ini namun tidak sejahtera. Dalam “Huang Di, petani dan pertanian” penulis dengan panjang lebar “mengajari” para pemimpin kita bagaimana cara menyejahterakan bangsa dengan menyejahterakan petani. Di antaranya dengan menyediakan lahan yang cukup, kredit ringan, riset pertanian dan pembelian produk petani dengan harga standar oleh pemerintah.

Dengan meningkatnya kesejahteraan, daya beli petani akan naik. Hal ini tentu berpengaruh signifikan pada banyak hal, seperti perkembangan ekonomi negara, menguatnya sektor pertanian dan menurunnya arus urbanisasi (h.142).

Namun puluhan kisah dan judul cerita dalam buku ini sepertinya bermuara pada satu tema besar –yang ditulis di awal buku- mengenai pemimpin yang harus selalu diterangi “5 matahari” dalam mengambil setiap keputusan. Sun of energy (matahari asli sebagai sumber energi dan penerang), love (cinta kasih), wisdom (kearifan), courage (keberanian) and knowledge (ilmu pengetahuan).

Intinya, pemimpin dituntut untuk memahami keadaan yang sebenarnya sebelum membuat sebuah kebijakan. Pemimpin harus mempertimbangkan rasa keadilan, kemanusiaan, cinta kasih, kearifan dan berdasar pada ilmu pengetahuan. Namun semua kebijakan yang diambil tentu hanya menjadi teori/undang-undang jika tidak ada keberanian dari pemimpin untuk melaksanakannya.

Lima matahari tersebut adalah sebuah paket yang saling menopang dan melengkapi. Lima matahari itu harus menyinari kebijakan yang diambil para pemimpin untuk mencapai sebuah bangsa yang maju namun tetap beradab dan bermartabat.
READ MORE - PEMIMPIN HARUS BERETIKA

NAZARUDDIN TIDAK MUNGKIN DATANG KE INDONESIA

Menurut saya tak percaya perintah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar menangkap Mantan Bendahara Demokrat Nazaruddin akan terlaksana.

"Sekarang kalau SBY marah, bilang tangkap Nazaruddin dan bawa ke Indonesia itu malah tidak (mungkin terlaksana),"

Menurut saya, dari dulu hingga sekarang apa yang diucapkan SBY selalu bertolakbelakang. "Kalau Pak SBY bilang A itu artinya B," kata dia.

Menurut saya misalnya mencontohkan kasus Lapindo, kasus Bank Century, dan kenaikan harga BBM yang dilakukan semasa SBY menjadi Presiden.
"Misalnya semburan lumpur Lapindo, SBY katakan korban harus diganti rugi hingga September 2006. lah sekarang tidak ada apa-apanya rakyat korban Lapindo tetap keleweran (kemana-mana)," .
jika SBY pernah minta kasus ini dibuka seterang-terangnya dan blak-blakan. "Namun kenyatannya kasus Century malah ditutup
Untuk kasus lainya seperti Century. ," .

Contoh kasus lainnya adalah dalam hal kebijakan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM), pernah SBY mengatakan tidak akan menaikkan harga BBM. "Tahu-tahu pernah harga BBM naik," ujarnya.

Oleh karena itu, apakah SBY serius akan menangkap Nazaruddin di Singapura dan membawanya pulang ke Indonesia untuk diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Seperti diketahu Presiden SBY melalui Juru Bicara Julian Aldrian Pasha memerintahkan secara langsung kepada Kapolri Jenderal Timur Pradopo untuk mencari, menangkap, dan membawa pulang mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin di Singapura. Tujuannya agar Nazaruddin bisa memenuhi proses hukum yang bersangkutan di KPK sebab telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus Wisma Atlet.
READ MORE - NAZARUDDIN TIDAK MUNGKIN DATANG KE INDONESIA

KEJUJURAN DILARANG DI NEGERI INI

Catatan karut-marutnya dunia pendidikan di Indonesia seperti air bah. Masalah dan korban berkelindan. Kasus Siami, ibu Al yang diperintah gurunya memberi sontekan bagi teman-temannya di Sekolah Dasar Negeri 2 Gadel Surabaya, hanya satu contoh kekisruhan dunia pendidikan Indonesia masa kini.

Ketua Aliansi Orang Tua Peduli Pendidikan Indonesia Handaru Widjatmiko mengingatkan, dalam perlawanan terhadap ketidakjujuran, energi lebih besar dibutuhkan. Pasalnya, perlawanan terhadap kejujuran pun sangat keras dan terjadi di segala bidang, termasuk pendidikan.

Tahun lalu, Handaru dan beberapa kawannya melaporkan dugaan korupsi di Sekolah Dasar Negeri Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional 12 Pagi Rawamangun ke kepolisian dan kejaksaan. Dampaknya, sejumlah anak para aktivis aliansi diintimidasi di sekolah masing-masing.

Anak Handaru yang duduk di kelas enam sekolah dasar dilarang ikut ujian karena aktivitas orang tuanya. Handaru akhirnya memutuskan mencabut laporan di kepolisian dan kejaksaan. "Saya buat (pencabutan laporan) dengan terpaksa, baru anak saya boleh ikut ujian," kata Handaru dalam acara deklarasi Koalisi Masyarakat Pendukung Kejujuran Ibu Siami di Mahkamah Konstitusi, Kamis, 16 Juni 2011.

Handaru kemudian melaporkan kasus itu ke Dinas Pendidikan dan Kepolisian, tapi tidak ditindaklanjuti. Handaru mengatakan, anak kawan-kawannya juga mengalami nasib serupa. Bukan saja ujian dipersulit, anak mereka juga dikeluarkan dari sekolahnya, bahkan sulit melanjutkan ke jenjang berikutnya. "Anak tidak bisa diterima di sekolah tertentu karena kasus yang kami perjuangkan," kata Handari.

Koalisi Pendukung Kejujuran mencatat masih banyak korban sistem pendidikan Indonesia. Contohnya, Fino Che Guevara, murid SMP Garut yang berusaha jujur mengungkapkan kejanggalan atas hasil ujian nasionalnya. Upayanya justru berbuah sanksi dari pemerintah. Ada pula Kamal Fikri, guru SMK Negeri Kota Cilegon, membela murid yang mengaku mendapatkan sontekan ujian nasional. Keberaniannya membela kejujuran murid tersebut memaksanya berhenti mengajar.

Nur Hidayatusholihah, murid SMA Muhammadiyah 1 Kali Rejo Lampung, harus mengulang belajar selama tiga tahun karena ingin lulus secara jujur. Sementara murid lain yang berkemampuan akademis lebih rendah malah lulus ujian nasional dengan mudah. Sedangkan Irma Winda Lubis, seorang ibu murid SD 06 Pesanggrahan Jakarta, mengungkapkan pemaksaan ketidakjujuran pihak sekolah pada anaknya. Anaknya dipaksa memberikan sontekan pada teman-temannya lain pada saat ujian akhir nasional SD. Ia telah mengadukan kasusnya kepada Komisi Perlindungan Anak Indonesia.

Koalisi mendesak negara dan masyarakat mengoptimalkan kekuatan untuk menjaga prinsip keadilan dan kejujuran, serta menegakkan pembangunan integritas dan memberantas korupsi. Koalisi mengajak seluruh komponen bangsa menjunjung tinggi nilai kejujuran, sekaligus mengajak masyarakat kampung Gadel mendukung sikap jujur Siami dan keluarganya. Pemerintah dituntut meninjau kembali sistem pendidikan nasional dan menghapus ujian nasional di semua jenjang pendidikan.

Seidkitnya ada 14 organisasi yang tergabung dalam koalisi itu. Antara lain, Federasi Serikat Guru Indonesia, Aliansi Orang Tua Murid Peduli Pendidikan, Tempo Institute, Masyarakat Transparansi Indonesia, Rumah Untuk Kejujuran, Transparansi Internasional Indonesia, Koalisi Pendidikan, dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia. Ada pula KontraS, Perhimpunan Indonesia Tionghoa, Himpunan Alumni Fateta Institut Pertanian Bogor, Alumni Institut Teknologi Bandung Angkatan 1975, Perkumpulan Bung Hatta Anti Corruption Award, serta Indonesia Corruption Watch.
READ MORE - KEJUJURAN DILARANG DI NEGERI INI

Senin, 20 Juni 2011

SESUATU YANG LEBIH

Jika Anda menginginkan sesuatu yang belum pernah anda miliki, Anda harus bersedia melakukan sesuatu yang belum pernah Anda lakukan.

If you want something you’ve never had, you must be willing to do something you’ve never done.

Masa sulit, masa buruk, masa murung, masa menderita – semuanya dijadikan untuk membentuk diri Anda

Itu sebabnya, mereka yang menghindari kesulitan atau yang menunda penyelesaian masalah, sebetulnya sedang menunda pencapaian keberhasilan mereka sendiri.

Masalah-masalah kita adalah buatan manusia, maka dari itu, dapat diatasi oleh manusia. Tidak ada masalah dalam takdir manusia yang tidak terjangkau oleh manusia.

Anda adalah produk dari lingkungan Anda. Maka, pilihlah lingkungan yang terbaik bagi pengembangan Anda menuju tujuan-tujuan Anda. Analisalah kehidupan Anda melalui lingkungan Anda. Apakah hal-hal di sekitar Anda membantu Anda menuju sukses atau malah menahan Anda?
READ MORE - SESUATU YANG LEBIH

KORBAN GEMPA DI TAPANULI UTARA MASIH KELAPARAN BELUM DAPAT BANTUAN

Sejumlah warga yang menjadi korban gempa bumi di Tapanuli Utara, Sumatera Utara (Sumut), masih banyak yang belum mendapatkan bantuan. Sebagian di antara mereka makan seadanya dari hasil swadaya, Selasa (14/6/2011) malam.

Warga yang belum mendapatkan bantuan logistik itu, terutama yang berada di empat desa di Kecamatan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Utara. Salah seorang warga, Jasa Sitompul mengatakan, untuk menolong para korban, warga yang tidak terkena dampak gempa, secara secara bersama berupaya mengumpulkan bantuan.

Bantuan yang diberikan itu, antara lain menyediakan penampungan dan makanan seadanya. Pasalnya, bantuan dari pemerintah masih belum mereka terima. Sebagian korban juga terpaksa bertahan di tenda darurat yang terbuat dari plastik.

“Memang akses jalan sudah dapat dilalui, namun belum ada bantuan pangan dan obat-obatan dari pihak pemerintah. Padahal ada ratusan orang yang rumahnya rusak terkena gempa ini,” kata Sitompul sembari menyatakan beberapa warga juga mengalami luka akibat gempa tersebut kini dirawat di Puskesmas yang ada di Desa Sarulla.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, gempa berkekuatan 5,5 SR melanda Tapanuli Utara dan sekitarnya pada pukul 07.08 WIB, dan pukul 10.01 WIB. Selain merusakkan rumah-rumah warga, gempa juga sempat menyebabkan longsornya bukit dan menimbun badan jalan. Namun pembersihan material longsor sudah dilakukan, dan jalanan sudah mulai dapat dilalui.
READ MORE - KORBAN GEMPA DI TAPANULI UTARA MASIH KELAPARAN BELUM DAPAT BANTUAN

Rabu, 23 Maret 2011

ASAL USUL SIRAJA BATAK

Asal-usul Batak

Penelusuran sejarah, sebuah upaya yang bagi sebagian orang merupakan pekerjaan “kurang pekerjaan”. Tetapi, jika difikir lebih dalam, setiap manusia pernah atau paling tidak sekali dalam hidupnya pernah berkecmuk tanya, “saya ini dari mana awalnya?”, “suku kami dari mana datangnya”, “Batak ini darimana asal muasalnya?”

Nah, walaupun tidak bisa menjawab secara tepat atau utuh, tulisan pendek ini bisa jadi dibuat sebagai “pengganggu” fikiran kita untuk mulai melakukan pencarian jawaban tentang Apa dan Bagaimana Batak?

Versi sejarah mengatakan Si Raja Batak dan rombongannya datang dari Thailand, terus ke Semenanjung Malaysia lalu menyeberang ke Sumatera dan menghuni Sianjur Mula Mula, lebih kurang 8 km arah Barat Pangururan, pinggiran Danau Toba sekarang. Versi lain mengatakan, dari India melalui Barus atau dari Alas Gayo berkelana ke Selatan hingga bermukim di pinggir Danau Toba.

Diperkirakan Si Raja Batak hidup sekitar tahun 1200 (awal abad ke- 13). Raja Sisingamangaraja XII salah satu keturunan Si Raja Batak yang merupakan generasi ke-19 (wafat 1907), maka anaknya bernama Si Raja Buntal adalah generasi ke-20.

Batu bertulis (prasasti) di Portibi bertahun 1208 yang dibaca Prof. Nilakantisasri (Guru Besar Purbakala dari Madras, India) menjelaskan bahwa pada tahun 1024 kerajaan COLA dari India menyerang SRIWIJAYA yang menyebabkan bermukimnya 1.500 orang TAMIL di Barus.

Pada tahun 1275 MOJOPAHIT menyerang Sriwijaya, hingga menguasai daerah Pane, Haru, Padang Lawas. Sekitar rahun 1.400 kerajaan NAKUR berkuasa di sebelah Timur Danau Toba, Tanah Karo dan sebagian Aceh.

Dengan memperhatikan tahun tahun dan kejadian di atas diperkirakan: Si Raja Batak adalah seorang aktivis kerajaan dari Timur Danau Toba (Simalungun sekarang), dari Selatan Danau Toba (Portibi) atau dari Barat Danau Toba (Barus) yang mengungsi ke pedalaman, akibat terjadi konflik dengan orang-orang Tamil di Barus. Akibat serangan Mojopahit ke Sriwijaya, Si Raja Batak yang ketika itu pejabat Sriwijaya yang ditempatkan di Portibi, Padang Lawas dan sebelah Timur Danau Toba (Simalungun).

Sebutan Raja kepada Si Raja Batak diberikan oleh keturunannya karena penghormatan, bukan karena rakyat menghamba kepadanya. Demikian halnya keturunan Si Raja Batak seperti Si Raja Lontung, Si Raja Borbor, Si Raja Oloan, dsb. Meskipun tidak memiliki wilayah kerajaan dan rakyat yang diperintah. Selanjutnya menurut buku TAROMBO BORBOR MARSADA anak Si Raja Batak ada 3 (tiga) orang yaitu : GURU TETEA BULAN, RAJA ISUMBAON dan TOGA LAUT. Dari ketiga orang inilah dipercaya terbentuknya marga-marga batak
READ MORE - ASAL USUL SIRAJA BATAK

Rabu, 02 Maret 2011

PERSONIL KOOR AMA TOLU HKBP BALIGE

  KOOR AMATOLU HKBP BALIGE

PENASEHAT    : 1.M.W.SIANIPAR
                            2.B.BR.NAPITUPULU
KETUA             : H.SIMAMORA
BENDAHARA  : E.BAKARA
DIRIGENT        : M.SIMANJUNTAK
SOPRAN          : 1.R.SIAGIAN
                            2.A.GULTOM
                            3.H.SIAHAAN
                            4.E.M.SIANIPAR
                            5.J.SIANIPAR
                            6.T.TAMBUNAN
                            7.A.SILITONGA
                            8.P.PANJAITAN
ALTO                : 1.H.SIMAMORA
                            2.H.SIMAREMARE
                            3.E.BAKARA
                            4.U.MANIK
                            5.H.SILABAN
                            6.P.HUTAPEA
TENOR             : 1.B.SIBUEA
                            2.T.PANJAITAN
                            3.R.SIMANJUNTAK
                            4. M.SIAHAAN
BASS                : 1.M.SIMANJUNTAK
                            2.U.PURBA
                            3.D.SIHITE
                            4.S.TAMBUNAN
                            5.M.SIRAIT
                            6.F.SIAHAAN
TAGANING     :  S.TAMBUNAN
GITAR              :  R.SIAGIAN
BASS                :  H.SIMAMORA
KECAPI            : U.MANIK
SERULING       : H.SILABAN
READ MORE - PERSONIL KOOR AMA TOLU HKBP BALIGE

Jumat, 25 Februari 2011

MUSEUM BATAK D TOBA SAMOSIR

Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, Selasa (17/1/2011) telah meresmikan Museum Batak di komplek TB Silalahi Center, Balige, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara.Di awal tahun 2010, SBY memang telah menetapkan Instruksi Presiden No.1 Tahun 2010 tentang Percepatan Pelaksanaan Prioritas Pembangunan Nasional Tahun 2010, yang didalamnya ditetapkan 14 program prioritas. Pada prioritas 11 Kebudayaan, Kreativitas, dan Inovasi Teknologi disebutkan Pengelolaan Kekayaan Budaya/kepurbakalaan, khususnya Revitalisasi Museum sebagai salah satu programnya.
Berdasarkan hal tersebut, Revitalisasi Museum 2010-2014 menjadi salah satu Program Unggulan yang tertuang dalam Rencana Strategis Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata 2010-2014. Pada pelaksanaannya program ini diampu oleh Direktorat Museum Direktorat Jenderal Sejarah dan Purbakala selaku pembina permuseuman di Indonesia. Revitalisasi museum sebenarnya merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas museum dalam melayani masyarakat sesuai dengan fungsinya, sehingga museum dapat menjadi tempat yang dirasakan sebagai kebutuhan untuk dikunjungi. Salah satu museum yang direvitalisasi tahun 2010 adalah Museum Batak.
Fokus revitalisasi Museum Batak adalah penyajian di ruang pameran tetap. Tentu saja dalam penyajian ini, ada banyak hal yang disiapkan termasuk pembuatan alur cerita dan pemilihan koleksi yang akan dikomunikasikan kepada pengunjung. Salah satu cara yang ditempuh oleh Direktorat Museum adalah dengan melibatkan narasumber dan akademisi yang tentunya mengetahui kebudayaan Batak dan berasal dari Tana Batak.
Intan Mardiana, Direktur Museum menyatakan bahwa pendirian sebuah museum harus memerhatikan beberapa faktor. Salah satu faktor tersebut adalah kajian museologis. Kajian ini telah dilakukan oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata November 2010 lalu.  Pada prinsipnya, kajian museologis tersebut menekankan pada lokasi dan bangunan, kelembagaan dan sumberdaya manusia, koleksi dan penyajiannya, sumber dana, dan program Museum Batak di masa yang akan datang.
Selain merevitalisasi Museum Batak ini, tahun lalu ada lima museum yang telah direvitalisasi, yaitu Museum Provinsi Nusa Tenggara Barat, Museum Provinsi Kalimantan Barat, Museum Provinsi Sumatera Utara, Museum Provinsi Jambi, dan Museum Provinsi Jawa Timur
Melihat dari kegunaan  museum tersebut apakah sudah ada dampak positifnya bagi masyarakat tobasa dan masyarakat indonesia secara umum kita lihat perkembangannya mudah-mudahan jangan museum itu hanya milik orang tertentu saja.
READ MORE - MUSEUM BATAK D TOBA SAMOSIR

MAZMUR 6:2

Ya TUHAN, janganlah menghukum aku dalam murka-Mu, dan janganlah menghajar aku dalam kepanasan amarah-Mu. (Mazmur 6:2)
Saudara yang terkasih, ada saat ketika kita jatuh, gagal dan merasa terpuruk. Ada saat ketika semua yang kita lakukan tidak berarti apapun bagi sesama kita dan ada saat ketika setiap orang memandang kita negatif, segala yang kita lakukan dianggap salah. Pengalaman yang seperti ini pasti menyakitkan dan akan berpengaruh dalam interaksi sosial baik secara fisik maupun mental.
Pengalaman inilah yang sedang dihadapi oleh pemazmur. Musuhnya yang datang dari Kush, orang Benyamin itu hampir saja menginjak-injak dia dan menaruh kemuliaannya ke dalam debu. Tetapi satu hal yang menarik dari pengalaman pemazmur bahwa ternyata dia mampu menyaksikan bahwa Allah itu hakim yang adil. Allah sanggup menjawab segala perkaranya dan Allah akan tetap mengasihinya. Sekalipun di dalam pergumulan itu, dia mau mengevaluasi diri dan mengaku dosanya di hadapan Tuhan serta memohon keampunan atas dosa-dosanya.
Saudara yang terkasih bagaimana dengan kita yang mengaku sebagai anak-anak Allah? Di dalam menghadapi pergumulan, perselisihan, penderitaan, apakah kita datang ke hadapan Tuhan dan memintaNya untuk menyelesaikan perkara kita? Namun kenyataannya kebanyakan orang tidak mau melibatkan Tuhan dalam setiap perkaranya karena mereka tidak mau mengaku dosa-dosanya, selalu merasa benar dalam setiap tindakannya dan akhirnya menghujat Tuhan di dalam masalah itu.
Oleh karena itu, Firman Tuhan yang kita saksikan hari ini mengajak kita agar kita mau menyerahkan diri penuh kepada Tuhan di dalam setiap masalah yang kita hadapi di dalam pelayanan, pekerjaan, studi, keluarga dan persekutuan kita dengan terlebih dahulu mengaku segala kelemahan kita, kekurangan dan dosa yang kita lakukan. Dengan demikianlah lahir pengakuan bahwa Allah itu Hakim yang adil. Amin
READ MORE - MAZMUR 6:2

HKBP BALIGE MERUPAKAN WAJAH HKBP

HKBP Balige terletak di pusat ibu kota kabupaten Toba Samosir (Tobasa). Memiliki warga jemaat 1500 KK dilayani 3 orang Pendeta 1 orang Guru Huria dan 1 orang Bibelvrouw dan 40 orang Parhalado. Kini HKBP Balige telah berusia 128 tahun. Tuan Pandita Pilgram dikenal sebagai missionaris perintis benih injil (sitastas nambur) di daerah ini. Untuk melayani warga jemaat yang berjumlah 4000 jiwa ini   kebaktian diadakan 3 kali setiap minggunya dengan menggunakan bahasa batak Toba. Rata-rata warga jemaat yang mengukit kebaktian 900-1000 jiwa. Kehadiran Pendidikan Diakones, Akademi Perawat (AKPER) HKBP, Rumah Sakit HKBP  dan SD swasta HKBP persis di samping  gereja menuntut pelayanan yang maksimal.

HKBP_BLG_1__Small_.jpg

HKBP Balige Ressort Balige Distrik XI Toba Hasundutan sebagai salah satu gereja yang paling tua menjadi contoh bagi gereja-gereja HKBP lainnya. Warga jemaat baik di desa maupun di perantauan sering mencontohkan HKBP Balige sebagai jemaat selalu berkembang. Sebab kehadiran firman Tuhan di daerah ini membawa perobahan taraf kehidupan  bagi masyarakat. Beberapa sarjana dan para tokoh-tokoh nasional dan internasional lahir dari jemaat HKBP Balige. Memang HKBP Balige tidak pernah luput darti ingatan orang.  Dapat dikatakan HKBP Balige,  HKBP Pearaja Tarutung dan HKBP Kampung Kristen mempunyai beberapa kesamaan. Ketiga gereja HKBP ini disebut dengan istilah "bohi ni HKBP" (wajah HKBP). Jemaat HKBP tulen.
READ MORE - HKBP BALIGE MERUPAKAN WAJAH HKBP

Rabu, 09 Februari 2011

HORAS KOOR AMA TOLU

Pelayanan setiap adanya giliran Ama tolu menyumbangkan lagu puji-pujian setiap minggunya menjadi perhatian semua umat karena koor ama tolu selangkah lebih maju dalam mengumandangkan lagu puji-pujian diiringi dengan alat musik tradisional dengan berpedoman kepada yang tertulis dalam alkitab  "pujima Jahowa marhite angka uning-uningan "
READ MORE - HORAS KOOR AMA TOLU